kesan dan pesan terhadap ibu Ratih juwita

ibu adalah seorang dosen yang baik, cara mengajar ibu juga sudah benar ,sesuai dengan sap gunadarma yang telah ditentukan.

ibu menyampaikan materi kuliah kepada kami dengan cara yang sangat santai namun serius, sehingga dalam perkuliahan kami tidak merasa canggung dan merasa bosan. kami pun semangat dalam mengikuti mata kuliah ibu.

kami dapat dengan sangat mudah untuk menerima dan mengerti mata kuliah yang ibu berikan yaitu analisis laporan keuangan. ibu sudah sangat menguasai materi kuliah yang akan ibu sampaikan kepada kami.

kami berharap agar ibu selalu mempertahankan prestasi yang sudah ibu miliki dan terus meningkatkannya.

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Penjualan Tahun 2000 = 41.366
Penjualan Tahun 2001 = 40.990
Penjualan Tahun 2002 = 40.843

1. a. Penjualan Tahun 2000 – 2001
Jadi, penjualan tahun 2000 – 2001 =  40.990 / (41.366 + 40.990) = 0,49 atau 49 %
b. Penjualan Tahun 2001 – 2002
Jadi, penjualan tahun 2001 – 2002 = 40.843 / (40.990 + 40.843) = 0,49 atau 49%

2. Analisis Horizontal untuk neraca

Harta
2001
2002
Jumlah
%
Harta Lancar
1000
2000
3000
100%
Harta Tetap
1500
2500
4000
66,67%
Harta Tidak berwujud
2000
1500
3500
25%
Total Harta
4500
5500
10000
22,22%
Hutang
       
Hutang Jangka Pendek
300
200
500
33,33%
Hutang Jangka Panjang
250
300
550
20%
Total Hutang
550
500
1050
9%
Modal
3950
5000
8950
26,5%

 

contoh soal laporan keuangan

  1. 1.  Dibawah ini yang termasuk kedalam jenis jenis laporan keuangan adalah, kecuali
    1. Neraca
    2. Laporan rugi laba
    3. Laporan perubahan modal
    4. Buku besar

Jawab : D

  1. 2.  Laporan dalam bentuk daftar yang disusun secara sistematik yang mengikhtisarkan nilaidan susunan aktiva,hutang dan modal sebuah perusahaan pada suatu tanggal tertentu. Adalah devinisi dari ..
    1. Laporan perubahan modal
    2. Laporan keuangan
    3. Neraca
    4. Laporan rugi laba

Jawab :C

  1. 3. Uang tunai dan aktiva – aktiva lainnya yang dalam “normal bisnis operation” dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun pada umumnya dapat berubah bentuk menjadi uang tunai .
    1. Aktiva
    2. Aktiva lancer
    3. Kewajiban
    4. Modal

Jawab : B

  1. 4.   Ikhtisar yang disusun secara sistematis berisikan data yang mencakup seluruh pendapatan atau ‘revenue’ perusahaan dan seluruh beban perusahaan  untuk tahun buku bersangkutan.
    1. Neraca
    2. Laporan perubahan modal
    3. Laporan rugi laba
    4. Neraca lajur

Jawab : C

  1. 5. Dibawah ini adalah jenis aktiva perusahaan yang dapat digolongkan kedalam intangible assetskecuali :
    1. Goodwill
    2. Hak patent
    3. Trade mark
    4. Land and building

Jawab : D

  1. 6.   Kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban perusahaan, yaitu baik hutang jangka pendek maupun hutang jangka panjang panjangnya , baik dalam keadaan perusahaan masih berjalan maupun perusahaan dalam keadaan dilikuidasi.
    1. solvabilitas
    2. likuiditas
    3. rentabilitas
    4. uji pasar

jawab :A

  1. 7.    biaya yang totalnya tidak dipengaruhi oleh banyak sedikitnya produk yang dihasilkan atau oleh besar kecilnya omset perusahaan adalah
    1. biaya tetap
    2. biaya variable
    3. biaya semi variable
    4. biaya produksi

jawab : A

  1. 8.  dibawah ini adalah dikategorikan sebagai biaya variable ,kecuali
    1. harga pokok penjualan
    2. sewa bangunan
    3. biaya bahan baku
    4. komosi penjualan
  1. 9.  apakah yang dimaksud dengan break event poin
    1. omset yang mendatangkan keuntungan
    2. omset yang mendatangkan kerugian
    3. omset yang tidak mendatangkan kerugian dan tidak mendatangkan keuntungan
    4. omset tertentu yang dapat menurunkan kerugian

jawab : C

  1. 10.  catatan infrormasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan disebut
    1. Laporan keuangan
    2. Laporan rugi laba
    3. Laporan perusahaan
    4. Laporan modal

Jawab : A

  1. 11. Dibawah ini adalah unsure unsure yang secara langsung berkaitan dengan laporan keuangan , kecuali
    1. Aktiva
    2. Pasiva
    3. Kewajiban
    4. Ekuitas

Jawab : B

  1.  12. Unsur  unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinerja dalam laporan laba rugi adalah
    1. Hutang dan modal
    2. Aktiva dan pasiva
    3. Pendapatan
    4. Penghasilan dan beban

Jawab : D

  1. 13. Memberikan informasi tentang keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan (yang diukur dari laba dalam suatu periode adalah tujuan dari
    1. Laporan laba rugi
    2. Laroran laba perusahaan
    3. Laporan perubahan modal
    4. Laporan ekuitas

Jawab : A

  1. 14. Penyusunan laporan laba rugi yang dilakukan secara bertahap, mulai dari kelompok pendapatan dan biaya usaha, pendapatan luar usaha dan biaya luar usaha.adalah bentuk penyajian dari laporan rugi laba yang disajikan secara
    1. Single step
    2. Multiple step
    3. Bartahap
    4. Langsung

Jawab : B

  1. 15. Dibawah ini adalah manfaat dari balance sheet, kecuali
    1. Menilai likuiditas dan kelancaran operasi perusahaan
    2. Menilai struktur pendanaan perusahaaan
    3. Menganalisis komposisi kekayaan dan potensi jasa perusahaan
    4. Menilai kenaikan modal pemilik perusahaan

Jawab : D

contoh laporan keuangan dan neraca saldo




ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansiyang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.

Tujuan dari disusunnya laporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan pemakaiannya.

Laporan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

Laporan keuangan perusahaan terdiri dari :

  1. Laporan Laba Rugi

yaitu laporan mengenai pendapatan, beban, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu.

  1. Laporan Perubahan Modal

yaitu laporan yang menyajikan perubahan modal karena penambahan dan pengurangan dari laba/rugi dan transaksi pemilik.

  1. Neraca

yaitu laporan yang menggambarkan posisi keuangan dari suatu perusahaan yang meliputi aktiva, kewajiban dan ekuitas pada suatu saat tertentu.

  1. Laporan Arus Kas

yaitu laporan yang menggambarkan penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode tertentu. Laporan Arus Kas akan dibahas dalam bab tersendiri.

contoh laporan keuangan

1. laporan keuangan PT BNI syariah per september 2011 dan 2010, silahkan unggah link dibawah ini :

lap.keu pt bni syariah per sept 2011 dan 2010

setelah mengunduh link diatas dapat kita lihat pada tabel perhitungan rasio keuangan , analisis laporan keuangan PT BNI syariah per september tahun 2011 dan 2010 :

             a. rasio likuiditas

Dari hasil analisis likuiditas menunjukan bahwa quick Ratio Bank tersebut paling tinggi terjadi pada tahun 2010 sebesar 146,17% . Untuk reverse requirement Bank BNI syariah  telah melampaui ketentuan minimum sebesar 3.35% .

             b. rasio rentabilitas

Posisi ROA pada Bank BNI syariah  tahun 2o1o sebesar -0.16% kondisi ini kurang sehat karena berada dibawah standar minimum sebesar 1,16%. sedangkan posisi ROA pada tahun 2011 sebesar 2,37% dan ini memenuhi batas minimum.

              c.rasio solvabilitas

Kondisi permodalan pada Bank BNI syariah dinilai  baik. Ini dilihat dari tabel perhitungan CAR ,dimana posisi CAR pada tahun 2011 sebesar 20,97% dan pada tahun 2010 sebesar 29,46%, berada  di atas ketentuan Bank Indonesia yang berkisar antara 8% sampai dengan 9%.

2. laporan keuangan PT BNI syariah september 2010, silahkan unggah link dibawah ini :

BNI SyariahSEPTEMBER-2010

Jadi analisis laporan keuangan dapat di nilai dari rasio likuiditas , rentabilitas ,dan solvabilitas dari bank tersebut.

sumber :

http://www.Wikipedia.org

www. dasar-akuntansi.blogspot.com

http://veetraveetra.blogspot.com

http://www.bnisyariah.co.id

 

MANAJEMEN SUMBER INFORMASI

BAB I

PENDAHULUAN

Informasi merupakan salah satu sumber utama dari perusahaan & dapat dikelola seperti halnya sumber lain.

IRM (Information Resource Management) merupakan metodologi siklus hidup yangdigunakan untuk menciptakan sistem yang menghasilkan informasi yang berkualitas.

BAB II

PEMBAHASAN

IRM adalah konsep manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagaisumber organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen.

Tipe-tipe dari sumber informasi :
Informasi umum, informasi dari para spesialis, para pemakai, fasilitas-fasilitas, database, software, hardware.

Informasi sebagai sumber strategis
Informasi merupakan salah satu sumber yang dapat menghasilkan keuntungan kompetitif.
Caranya :Dengan memfokuskan pada pelanggan & membangun sistem informasiyang bisa meningkatkan arus informasi antara perusahaan dan elemen lingkungannya.

Arus Informasi antara perusahaan dan pelanggan :
– Informasi yang menerangkan kebutuhan produk
– Informasi yang menerangkan penggunaan produk
– Informasi yang menerangkan kepuasan produk

Keuntungan kompetitif dicapai apabila :

Terjalinnya hubungan yang baik antara elemen-elemen
Diperlukan arus informasi dengan semua elemen-elemen lingkungannya
Pentingnya efisiensi operasi internal

IOS (Interorganizational Information System)

IOS merupakan sistem informasi yang digunakan oleh lebih dari satu perusahaan
IOS fasilitator bertugas : menunjukkan para peserta bahwa dengan bekerja dalam sistem tsb mereka akan memperoleh keuntungan kompetitif

CIO (Chief Information Officer)

Kepala bagian Informasi turut berperan dalam pembuatan keputusan penting dalam perusahaan & memberi laporan langsung ke eksekutif.
Sebutan lain dari CIO : Direktur SIM, Vice President SIM
Tugas CIO :
– Mempelajari bisnis & teknologinya
– Menjalin kemitraan dengan unit bisnis & manajemen
– Fokus memperbaiki proses bisnis dasar
– Memperkirakan biaya sistem informasi dalam bisnis
– Membangun kredibilitas dengan mengirim service yang terpecaya.

Usaha-usaha yang diperlukan untuk mencapai IRM yang sukses adalah :

Perusahaan berusaha untuk menggunakan informasi untuk mencapai keuntungan kompetitif.
Para eksekutif harus menyadari bahwa pelayanan informasi sebagai area fungsional.
Para eksekutif harus mengakui keberadaan CIO
Para eksekutif harus memasukkan sumber-sumber informasi dalam perencanaan strategi.
Adanya perencanaan strategi formal untuk sumber-sumber informasi
Perencanaan strategis juga mengatur pemakai komputer.

BAB III

KESIMPULAN

  IRM adalah konsep manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen. Bila konsep manajemen sumber informasi ini diterapkan, maka akan mendapatkan beberapa keuntungan kompetitif, diantaranya :

  • Terjalinnya hubungan yang baik antara elemen-elemen
  • Diperlukan arus informasi dengan semua elemen-elemen lingkungannya
  • Pentingnya efisiensi operasi internal

SUMBER : viyan.staff.gunadarma.ac.id

http://husnyarifuddin.blogspot.com


SISTEM INFORMASI BERBASIS PENGETAHUAN

BAB I

PENDAHULUAN

Otomatisasi kantor merujuk pada semua alat dan metode yang diterapkan untuk kegiatan kantor yang memungkinkan untuk proses tertulis, visual, dan data suara dengan cara dibantu komputer.

Otomatisasi kantor ini dimaksudkan untuk memberikan unsur-unsur yang memungkinkan untuk menyederhanakan, memperbaiki, dan otomatis organisasi kegiatan dari suatu perusahaan atau sekelompok orang (pengelolaan data administrasi, sinkronisasi pertemuan, dll).

BAB II

PEMBAHASAN

Menimbang bahwa organisasi perusahaan memerlukan peningkatan komunikasi, otomatisasi kantor tidak lagi terbatas catatan tulisan tangan untuk sekedar menangkap. Secara khusus, juga mencakup kegiatan sebagai berikut:

* Pertukaran informasi
* Pengelolaan dokumen administrasi
* Penanganan data numerik
* Rapat perencanaan dan pengelolaan jadwal kerja

office suite Tools

The “office suite” merujuk pada semua program perangkat lunak yang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan kantor. Secara khusus, sebuah office suite karena itu mencakup program-program perangkat lunak berikut:

* pengolah kata
* spreadsheet
* alat presentasi
* database
* scheduler

office suite utama adalah:

* AppleWorks
* Corel WordPerfect
* IBM / Lotus SmartSuite
* Microsoft Office
* Sun StarOffice
* OpenOffice (freeware)

Sistem Pakar (Expert System)

adalah program komputer yang berasal dari cabang ilmu komputer yang disebut penelitian Artificial Intelligence (AI). Tujuan ilmiah AI adalah untuk memahami kecerdasan dengan membangun program-program komputer yang memperlihatkan perilaku cerdas. Hal ini berkaitan dengan konsep dan metode inferensi simbolik, atau penalaran, oleh komputer, dan bagaimana pengetahuan yang digunakan untuk membuat kesimpulan tersebut akan diwakili di dalam mesin.

Tentu saja, istilah kecerdasan meliputi keterampilan kognitif, termasuk kemampuan untuk memecahkan masalah, belajar, dan memahami bahasa; AI alamat semua itu. Tapi kemajuan paling hingga saat ini dalam AI telah dilakukan di daerah pemecahan masalah – konsep dan metode untuk membangun program yang alasan tentang masalah daripada menghitung solusi.

AI program yang mencapai kompetensi tingkat ahli dalam menyelesaikan masalah di daerah tugas dengan membawa menanggung tubuh pengetahuan tentang tugas-tugas tertentu disebut sistem berbasis pengetahuan atau ahli. Seringkali, istilah sistem pakar program yang dicadangkan untuk basis pengetahuan berisi pengetahuan yang digunakan oleh para ahli manusia, berbeda dengan pengetahuan yang dikumpulkan dari buku teks atau non-ahli. Lebih sering daripada tidak, dua istilah, sistem pakar (ES) dan sistem berbasis pengetahuan (KBS), digunakan secara sinonim. Secara bersama-sama, mereka mewakili jenis yang paling luas aplikasi AI. Bidang usaha intelektual manusia yang akan diambil dalam suatu sistem pakar disebut domain tugas. Tugas mengacu pada beberapa kegiatan, tujuan berorientasi pemecahan masalah. Domain adalah wilayah di mana tugas yang sedang dilakukan. tugas-tugas khas adalah diagnosis, perencanaan, penjadwalan, konfigurasi dan desain. Satu contoh dari suatu domain tugasnya adalah awak pesawat penjadwalan, yang dibahas di Bab 2.

Membangun sistem pakar ini dikenal sebagai pengetahuan teknik dan insinyur pengetahuan praktisi disebut. Insinyur pengetahuan harus memastikan bahwa komputer memiliki semua pengetahuan yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah. Insinyur pengetahuan harus memilih satu atau lebih bentuk di mana untuk mewakili pengetahuan yang diperlukan sebagai pola simbol dalam memori komputer – yaitu, dia (atau dia) harus memilih representasi pengetahuan. Ia juga harus memastikan bahwa komputer dapat menggunakan pengetahuan secara efisien dengan memilih dari beberapa metode penalaran. Praktek pengetahuan teknik dijelaskan kemudian. Kami pertama-tama menggambarkan komponen-komponen sistem pakar.

BAB III

KESIMPULAN

Setiap sistem pakar terdiri dari dua bagian utama: basis pengetahuan, dan penalaran, atau inferensi, mesin.

Basis pengetahuan sistem pakar berisi pengetahuan faktual dan heuristik. pengetahuan faktual adalah bahwa pengetahuan dari domain tugas yang banyak berbagi, biasanya ditemukan di buku teks atau jurnal, dan umumnya disepakati oleh orang-orang berpengetahuan di bidang tertentu.

SUMBER : http://geelol.wordpress.com

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN

BAB I

PENDAHULUAN

Sistem penunjang keputusan adalah bagian dari sistem informasiberbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.

BAB II

PEMBAHASAN

Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.

Tahapan SPK:

  • Definisi masalah
  • Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
  • pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
  • menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam persentase)

Tujuan dari SPK:

  • Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
  • Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
  • Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan

Dalam pemrosesannya, SPK dapat menggunakan bantuan dari sistem lain seperti Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logic, dll.

Karakteristik SPK

Adaptability

Flexibility

User friendly

Support Intelligence, design, choice

Effectiveness

Tiga Tingkat Teknologi SPK

1.      Spesific DSS

Merupakan hardware/software yang memungkinkan seseorang/ sekelompok orang pengambil keputusan melakukan analitis terhadap suatu masalah tertentu.

2.      DSS Generator

Suatu paket hardware/software yang mampu secara cepat dan mudah membuat specific DSS

3.      DSS Tools

Hardware /software yang membantu pembuatan specific DSS/Generator DSS

Manfaat SPK

Meningkatkan jumlah alternatif yang dipilih

Pemahaman yang lebih baik tentang bisnis

Respon yang cepat terhadap situasi yang tidak diharapkan.

Kontrol yang lebih baik

Komponen Arsitektur SPK

1.      Komponen Data

Sumber data

 Kontribusi vendor

2.      Komponen Dialog

Knowledge Base

 Bahasa Tindakan

Bahasa Representasi

3.      Komponen Model

 Model Optimasi

 Model Deskriptif

 Model Probabilistik

Model Deterministik

BAB III

KESIMPULAN

  sistem penunjang keputusan :

Mengkhususkan pada pengambilan dari pada manajer tingkat atas.

Menekankan pada fleksibilitas, adaptibilitas dan mampu memberi respon dengan cepat.

User memiliki kontrol penuh dalam berinteraksi

SUMBER  : http://id.wikipedia.org

juwita.staff.gunadarma.ac.id

SISTEM INFORMASI ORGANISASIONAL

BAB I

PENDAHULUAN

System informasi terkait dengan politik organisasi karena mempengaruhi akses ke sumber utama, yaitu informasi. System informasi berpotensi mengubah struktur, budaya, politik, dan kerja organisasi. Alasan paling umum dari kegagalan proyek-proyek besar mengarah kepada hambatan perubahan politikal dan organisasional.

BAB II

PEMBAHASAN

Fitur fitur Umum Organisasi
Organisasi adalah birokrasi yang memiliki fitur-fitur “struktural” tertentu. Birokrasi yaitu organisasi formal yang memiliki pembagian yang jelas mengenai tenaga kerja, prosedur, dan aturan abstrak, dan pengambilan keputusan yang bersifat netral yang menggunakan kualifikasi teknis dan profesionalisme sebagai dasar kenaikan pangkat karyawan.
Karakteristik struktural semua organisasi :

1. pembagian tenaga kerja secara jelas
2. hierarki
3. prosedur dan aturan yang eksplisit
4. keputusan-keputusan yang bersifat netral
5. dasar kualifikasi teknis untuk posisi jabatan
6. efisiensi organisasi maksimum

Fitur fitur Khusus Organisasi
Fitur-fitur khusus organisasi meliputi struktur, sasaran, konstituensi, gaya kepemimpinan, tugas-tugas, dan lingkungan sekitar yang berbeda.

A. Tipe Organisasi

Struktur pengusaha, struktur sederhana dan dikelola oleh pengusaha yang bertindak sebagai direktur pelaksana tunggal. Contoh bisnis kecil baru.

Birokrasi mesin, birokrasi besar yang ada di lingkungan yang lambat berubah, menghasilkancommon Organisasi, semua organisasi memiliki beberapa fitur “struktural” serupa.
Birokrasi divisional, kombinasi dari bergam birokrasi mesin, masing-masing menghasilkan produk dan layanan yang berbeda, semuadikendalikan dari kantor pusat. Contohnya Perusahaan-perusahaan Fortune 500.

Birokrasi professional, organisasi berbasis pengetahuan di mana bentuk barrang-barang produksi dan jasa tergantung pada keahlian dan pengetahuan para professional. Contohnya perusahaan hukum, rumah sakitadhokrasi, organisasi ‘satuan tugas’ yang harus merespon lingkungan yang berubah dengan pesat. Misalnya perusahaan konsulatan.

B. Lingkungan

Organisasi dan lingkungan memiliki hubungan timbal balik. Pada satu sisi, organisasi terbuka dan bergantung pada lingkungan social dan fisik disekitarnya. Di sisi lain, organisasi bias mempengaruhi lingkungannya. Perbedaan-perbedaan lain diantara organisasi antara lain :

Sasaran utama yang hendak dicapai dan tipe kekuatan yang digunakan untuk mencapainya. Ada yang menggunakan sasaran koersif (penjara) dan sasaran praktis (bisnis). Ada juga yang menggunakan sasaran normative (universitas).

Organisasai melayani kelompok dan memiliki wilayah yang beragam, sebagian memberi keuntungan bagi anggotanya, sebagian lagi memberikan keuntungan kepada klien, pemegang saham atau publiknya.

Sifat kepemimpinan dari tiap-tiap organisasi sangat berbeda satu sama lain. Satu organisasi mungkin cenderung demokratis atau otoriter daripada lainnya.

Tugas-tugas yang dijalankan dan teknologi yang digunakan. Sebagian organisasi menjalankan tugas-tugas rutin utama yang bias dikurangi menjadi aturan-aturan formal yang memerlukan sedikit keputusan, sementara yang lainnya memiliki tugas utama nonrutin.

PERUBAHAN SISTEM INFORMASI DALAM ORGANISASI

(a) Infrastruktur Teknologi Informasi dan Layanan Teknologi Informasi
Salah satu cara agar organisasi bisa mempengaruhi bagaimana teknologi informasi digunakan yaitu melalui keputusan-keputusan mengenai konfigurasi teknis dan organisasional dari system, siapa yang akan mendesain, membangun dan memelihara infrastruktur IT organisasi. Uniot yang bertanggung jawab memelihara layanan teknologi (hardware, software, data storage, dan network) disebut departemen system informasi.

Departemen system informasi terdiri dari para ahli, seperti programmer, analis system. Pemimpin proyek, dan manajer system informasi. Programmer adalah ahli teknis terlatih yang membuat instruksi perangkata lunak pada computer. Analis system bertugas menyususn hubungan antar kelompok system informasi dan kelompok-kelompok lain dalam organisasi. Manajer system informasi adalah pemimpin dari beragam ahli pada departemen system informasi.

Selain itu ada juga Chief information officer (CIO) dan end-user. CIO tergolong manajer senior yang bertugas mengepalai fungsi system informasi di dalam perusahaan. Sedangkan end-user adalah perwakilan di luar kelompok system informasi sebagai objek sasaran pengembangan aplikasi.

BAB III

KESIMPULAN

Organisasi memiliki kegiatan menyerap sumberdaya , mengolah serta memproduksi. rutinitas, merupakan SOP (Standar Operating Procedures) yang biasanya terdiri dari aturan, prosedur serta praktik yang telah dikembangkan untuk memenuhi keadaan yang diharapkan. Proses bisnis, merupakan sekumpulan dari rutinitas. Dengan mengamati proses bisnis kita akan dapat melihat/memahami bagaimana bisnis dalam perusahaan bekerja.

SUMBER : http://pakarbisnisonline.blogspot.com

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

BAB I

PENDAHULUAN

Manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah dengan menggunakan informasi. Informasi disajikan secara lisan atau tulisan oleh suatu pengolah informasi.. Sistem informasi berbasis komputer (computer-based information system) atau CBIS digunakan untuk menggambarkan lima subsistem yang menggunakan komputer.Porsi komputer dalam pengolah informasi terdiri dari tiap area aplikasi yang berbasis komputer – SIA, SIM, DSS, OA, dan ES.

BAB II

PEMBAHASAN

Sistem Informasi berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah computer-based atau pengolahan informasi yang berbasis padakomputer.
Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi sub unit-sub unit dari organisasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapaitujuan perusahaan. Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas adalah mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu sistem agar proses koordinasi dan mengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah : penghematan waktu (time saving), biaya (cost saving), peningkatan efektivitas (effectiveness), pengembangan teknologi (technology development) dan pengembangan personel (staff development).

Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan bisnis. Skema Sistem Informasi Berbasis Komputer di organisasi,dapat dibagi menjadi beberapa bagian:
1. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems). Merupakan sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi rutin seperti penggajian, keuangan, inventarisasi dan sebagainya. Sistem ini berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan organisasi bisa berinteraksi dengan lingkungan eksternal.

2. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) dan Sistem Kerja Pengetahuan (Knowledge Work Systems) Kedua sistem ini bekerja pada level knowledge. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa untuk transformasikan data atau memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya secara keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi. Aspek-aspek Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) seperti word processing, spreadsheets, presentasi.

3.Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) tidak menggantikan Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems), tetapi mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).

4. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems)
Sistem ini hampir sama dengan Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena menggunakan basis data sebagai sumber data. Sistem ini bermula dari Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.

5.Sistem Informasi Manajemen (Management Information System). Sistem yang mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. Juga menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, serta dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).

6.Sistem Ahli (Expert System) dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegent)
Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang berfungsi secara cerdas.
Dua cara untuk melakukan riset kecerdasan buatan adalah memahami bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan pemikiran kecerdasan buatan untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis. Sistem ahli yang disebut juga dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu organisasi. Berbeda dengan sistem pendukung keputusan (decision support systems), sistem ini meninggalkan keputusan terakhir bagi pembuat keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus.

7.Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (Group Decision Support Systems) dan Sistem Kerja Kolaborasi Dukungan Komputer (Computer-Support Collaborative Work Systems). Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama untuk membuat keputusan semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka group Decision support systems (DSS) menjadi suatu solusinya.

8. Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support Systems). Sistem tergantung pada informasi yang dihasilkan oleh Sistem Pengolahan Transaksi. Sistem ini membantu para eksekutif mengatur interaksinya dengan lingkungan eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan pendukung komunikasi di tempat-tempat yang bisa diakses seperti kantor.

BAB III

KESIMPULAN

Penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sebenarnya Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

Program Studi Sistem Informasi mengajarkan landasan ilmu pengetahuan dan penerapan Teknologi Informasi dalam suatu organisasi. Terkait hal tersebut, kurikulum Program Studi Sistem Informasi bersifat khas karena dibangun di atas 3 (tiga) bidang yaitu: komputer, manajemen dan bisnis. Dengan demikian selama perkuliahan, mahasiswa akan dibekali dengan berbagai kompetensi di ketiga bidang tersebut agar mereka mampu memberikan solusi terkait Sistem Informasi/Teknologi Informasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

SUMBER : http://www.smecda.com

                       http://syopian.net

                       http://hidayatgoodboy.blogspot.com

« Older entries